Merajut Spiritualitas dan Buka Bersama Jumat Sehati Bawaslu Kabupaten Grobogan
|
Purwodadi - Suasana hangat dan penuh kekhidmatan menyelimuti kegiatan buka bersama yang digelar oleh Bawaslu Kabupaten Grobogan. Tidak sekadar menjadi ajang silaturahmi Ramadan, momentum ini dirangkai dengan peningkatan kapasitas kelembagaan melalui program “Jumat Sehati”. Sebuah ikhtiar untuk merajut spiritualitas dalam meneguhkan integritas dan profesionalitas jajaran pengawas pemilu.
Kegiatan yang dihadiri seluruh komisioner dan sekretariat tersebut menjadi ruang refleksi bersama. Ramadan dimaknai bukan hanya sebagai bulan ibadah, tetapi juga sebagai saat yang tepat untuk menata ulang komitmen pengawasan, memperdalam nilai moralitas, serta mempererat kebersamaan dalam menjalankan tugas demokrasi.
Ketua Bawaslu Kabupaten Grobogan, Fitria Nita Witanti dalam sambutannya menegaskan Jumat Sehati bukan sekadar program rutin, melainkan ruang pembinaan karakter dan penguatan nilai.
“Pengawasan pemilu bukan hanya kerja prosedural, melainkan panggilan moral. Integritas harus dirawat, kebersamaan harus dijaga,” tegasnya, Jumat (27/02/2026).
Dimensi spiritual kegiatan semakin kuat dengan tausiah yang disampaikan oleh Anggota Komisi Pemilihan Umum Kabupaten Grobogan, Muh. Syaifudin. Dalam penyampaiannya, ia menjelaskan keutaman bulan ramadan.
“Bulan Ramadan merupakan bulan yang sangat mulia, di dalamnya terdapat ibadah puasa yang mana langsung dinilai oleh Allah SWT. Selanjutnya dalam Marqatul Mafatih dijelaskan, dua kegembiraan dalam berpuasa itu ada dua meliputi di dunia dan di akhirat,” jelas udin.
Lebih lanjut ia menjelaskan dua kegembiraan dalam puasa di bulan ramadan.
“Dua kegembiaan dalam menjalankan ibadah puasa yaitu, Pertama, kegembiraan saat berbuka karena telah terbebas dari tanggungan perintah Allah atau sebab mendapatkan pertolongan dapat menyempurnakan puasa atau sebab dapat makan dan minum sesudah menahan lapar dan dahaga atau sebab meraih pahala yang diharapkan. Kedua, kegembiraan saat bertemu Tuhan sebab mendapatkan balasan amal puasa, mendapatkan pujian, atau keberuntungan dapat berjumpa dengan Allah,” tambahnya.
Acara ditutup dengan doa bersama dan buka puasa yang berlangsung dalam suasana hangat. Diskusi ringan, dan semangat kebersamaan mengalir, mencerminkan soliditas yang semakin kokoh.
Penulis: Alif Lathifah
Editor: Humas Bawaslu Grobogan