Bawaslu Kabupaten Grobogan Bedah Teknik Pengambilan Gambar, Perkuat Komposisi Gambar
|
Purwodadi– Bawaslu Kabupaten Grobogan kembali menggelar peningkatan kapasitas Sumber Daya Manusia (SDM). Kali ini membahas teknik dasar pengambilan gambar dan foto yang informatif. Kegiatan ini menghadirkan pegiat fotografi, Koh Handoko, sebagai narasumber yang berbagi pengetahuan seputar komposisi dan teknik visual dalam menghasilkan foto yang mampu menyampaikan pesan secara kuat.
Kordiv Pencegahan Parmas dan Humas Bawaslu Kabupaten Grobogan, Amal Nur Ngazis menyampaikan peningkatan kapasitas SDM rutin dilaksanakan untuk menambah skill sekretariat.
"Hari ini kami kembali meningkatkan kapasitas SDM teman-teman sekretariat kaitannya fokus pengambilan foto untuk publikasi Bawaslu Kabupaten Grobogan," jelas Amal, Selasa (10/03/206).
Pentingnya komposisi dalam pengambilan foto
Dalam pemaparannya, Koh Handoko menjelaskan komposisi merupakan salah satu kunci utama dalam fotografi. Menurutnya, foto yang baik bukan sekadar tajam secara visual, tetapi juga mampu menyampaikan cerita dan informasi kepada orang yang melihatnya.
“Komposisi menentukan bagaimana objek utama ditampilkan dalam frame. Penempatan objek, sudut pengambilan gambar, hingga keseimbangan elemen visual akan sangat mempengaruhi pesan yang ingin disampaikan melalui foto,” jelasnya.
Ia menambahkan fotografer harus mampu memilih sudut pandang yang tepat agar objek terlihat jelas dan memiliki nilai informasi yang kuat.
Foto sebagai media informasi
Selain komposisi, Koh Handoko juga menekankan pentingnya teknik pengambilan foto yang mampu memberikan informasi kepada publik. Dalam konteks kegiatan kelembagaan seperti Bawaslu, foto bukan hanya dokumentasi, tetapi juga sarana komunikasi kepada masyarakat.
“Foto yang baik adalah foto yang mampu bercerita. Ketika orang melihatnya, mereka langsung memahami apa yang sedang terjadi dalam kegiatan tersebut,” ungkapnya.
Ia juga memberikan beberapa contoh pengambilan foto kegiatan yang mampu menggambarkan suasana, interaksi, serta pesan utama dari sebuah peristiwa.
Meningkatkan kapasitas dokumentasi kelembagaan
Melalui kegiatan ini, peserta diajak memahami dokumentasi visual memiliki peran penting dalam mendukung publikasi dan penyebaran informasi kelembagaan.
Koh Handoko juga berpesan agar tidak mengambil foto di momen sepeti istirahat dan saat makan. Menurutnya giat ini tidak layak untuk dipublikasikan.
Dengan pemahaman mengenai komposisi dan teknik pengambilan foto yang tepat, diharapkan dokumentasi kegiatan Bawaslu dapat semakin informatif, menarik, dan mampu memperkuat pesan yang ingin disampaikan kepada masyarakat.
Penulis: Alif Lathifah
Editor: Humas Bawaslu Kabupaten Grobogan