Bawaslu Kabupaten Grobogan Gaungkan Literasi Demokrasi di Festival Literasi 2026
|
Purwodadi – Literasi tidak hanya tumbuh dari halaman buku, tetapi juga dari pengetahuan tentang demokrasi dan pengawasan pemilu. Semangat inilah yang dibawa Bawaslu Kabupaten Grobogan dalam Festival Literasi Grobogan 2026 bertema Gerakan Membaca Menuju Grobogan Maju dan Inovatif yang berlangsung pada 13–15 Oktober 2026 di lingkungan JIG Laksana Mall Purwodadi.
Dalam kegiatan tersebut, Bawaslu Kabupaten Grobogan membuka stan yang menyajikan beragam buku karya Bawaslu. Buku-buku tersebut memuat hasil pengawasan pemilu serta berbagai catatan dan pengetahuan kepemiluan yang dapat menjadi sumber pembelajaran bagi masyarakat.
Kehadiran stan Bawaslu menjadi salah satu upaya memperkenalkan literasi kepemiluan kepada masyarakat secara lebih dekat. Melalui buku, pengalaman pengawasan menjadi bagian dari kerja kelembagaan. Sehingga dapat diakses dan dipelajari oleh masyarakat dengan mudah.
Ketua Bawaslu Kabupaten Grobogan, Fitria Nita Witanti, menyampaikan literasi memiliki peran penting dalam membangun kesadaran masyarakat terhadap demokrasi. Menurutnya, pengetahuan kepemiluan perlu terus diperluas agar masyarakat tidak hanya menjadi pemilih, tetapi juga memahami pentingnya mengawal proses demokrasi.
“Literasi demokrasi menjadi bagian penting dalam membangun masyarakat yang cerdas dan sadar akan hak serta tanggung jawabnya sebagai warga negara. Melalui buku-buku karya Bawaslu, kami ingin berbagi pengetahuan dan pengalaman pengawasan pemilu agar dapat menjadi bahan pembelajaran bagi masyarakat, terutama generasi muda,” ujar Fitria.
Ia menambahkan, kegiatan seperti Festival Literasi Grobogan menjadi ruang yang tepat bagi lembaga publik untuk mendekatkan informasi kepada masyarakat melalui pendekatan edukatif. Dengan demikian, literasi tidak hanya berkaitan dengan kebiasaan membaca, tetapi juga kemampuan memahami informasi dan menggunakannya secara bijak.
Festival Literasi Grobogan 2026 turut diramaikan oleh berbagai stan dari dinas dan instansi di lingkungan Kabupaten Grobogan. Seperti Perguruan Tinggi di Kabupaten Grobogan (Universitas An Nuur dan STAIG), Bank Sampah Induk, TP PKK Kecamatan Kradenan, Dalmadi Center, DP3KAB, Forum Bacaan Grobogan (TBM), Disdukcapil. PMI dan Kodim 0717 Grobogan. Secara keseluruhan, terdapat 22 stan yang berdiri di kawasan JIG Purwodadi.
Suasana festival semakin semarak dengan penampilan seni dari siswa-siswi tingkat sekolah dasar (SD), sekolah menengah pertama (SMP), hingga sekolah menengah atas (SMA). Berbagai pertunjukan tersebut menghadirkan perpaduan antara gerakan literasi, kreativitas, dan ekspresi seni para pelajar.
Siswa siswi sekolah, pemilih pemula, mahasiswa, pegawai pemerintah sampai pegiat literasi mengunjungi stan Bawaslu Grobogan dan berdiskusi pengawasan pemilu. Siswa SMA mendiskusikan soal politik uang dan lainnya.
Festival Literasi Grobogan 2026 diharapkan menjadi momentum untuk memperkuat kolaborasi antarlembaga dalam membangun masyarakat yang gemar membaca, kritis terhadap informasi, serta memiliki kepedulian terhadap kehidupan demokrasi. Sebab, demokrasi yang berkualitas tidak hanya membutuhkan pemilu yang berintegritas, tetapi juga masyarakat yang berpengetahuan dan berdaya.
Penulis: Alif Lathifah
Editor: Humas Bawaslu Grobogan