Lompat ke isi utama

Berita

Bawaslu Grobogan Matangkan Pengelolaan Data dan Informasi Lewat “Rabu Pintar”

-

Staf sekretariat Bawaslu Grobogan, Alif Lathifah saat memaparkan materi, Rabu (13/05/2026).

Purwodadi – Dalam rangka memperkuat pengelolaan data dan informasi publik, Bawaslu Kabupaten Grobogan menggelar kegiatan Rabu Pintar (Rapi) di aula kantor setempat, Rabu (13/05/2026). Kegiatan tersebut dikemas dalam bentuk diskusi bersama dan diikuti oleh pimpinan serta seluruh staf sekretariat.

Pada kesempatan itu, staf Data dan Informasi, Alif Lathifah, bertindak sebagai presentator. Diskusi membahas pengelolaan data dan informasi publik, mulai dari informasi yang wajib disediakan badan publik hingga tata kelola informasi untuk selanjutnya diunggah dalam Daftar Informasi Publik (DIP).

Persiapan Monev Bawaslu RI dan KIP Jateng

Dalam paparannya, Alif juga menyampaikan kesiapan menghadapi monitoring dan evaluasi (monev) keterbukaan informasi yang akan dilakukan oleh Bawaslu RI dan Komisi Informasi Provinsi (KIP) Jawa Tengah.

Ia menjelaskan monev dari Bawaslu RI berfokus pada pengelolaan website PPID, mulai dari ketersediaan _tools_ informasi hingga kelengkapan submenu pada laman website. Sementara itu, monev dari KIP Jawa Tengah berkaitan dengan kesiapan dokumen dan informasi dalam implementasi keterbukaan informasi publik.

“Rencananya monev Bawaslu RI dilaksanakan pada rentang waktu 6 sampai 20 Mei 2026, sedangkan monev KIP Jateng dijadwalkan pada akhir Mei 2026,” jelas Alif dalam forum diskusi.

Ia juga meminta dukungan kepada seluruh staf yang membidangi agar turut membantu penyusunan instrumen dan kelengkapan data yang akan menjadi objek penilaian kedua instansi tersebut.

Tekankan Kolaborasi dan Kesiapan Internal

Kordiv Penanganan Pelanggaran, Data dan Informasi D. Ari Hartanta menekankan pentingnya kolaborasi seluruh jajaran dalam menghadapi monev keterbukaan informasi.

“Pengelolaan data dan informasi bukan hanya menjadi tanggung jawab satu divisi saja, tetapi menjadi tanggung jawab bersama. Karena itu, seluruh staf diharapkan aktif membantu melengkapi instrumen dan memastikan informasi yang disajikan benar-benar informatif serta mudah diakses masyarakat,” ujar Ari.

Ia juga menambahkan bahwa kesiapan menghadapi monev menjadi momentum untuk meningkatkan kualitas pelayanan informasi publik di lingkungan Bawaslu Grobogan.

Ketua Bawaslu Kabupaten Grobogan, Fitria Nita Witanti, mengimbau seluruh jajaran sekretariat untuk mempersiapkan proses monitoring dan evaluasi secara maksimal.

“Silakan dapat berkreatif sekreatif mungkin, terutama kaitannya dengan pengisian website PPID,” ujar Fitria saat memberikan arahan kepada peserta kegiatan.

Penulis: Alif Lathifah

Editor: Humas Bawaslu Grobogan