Lompat ke isi utama

Berita

HUT 8 Tahun, Bawaslu Grobogan dan IJTI Muria Raya Bakal Kolaborasi Pengawasan Partisipatif Digital

-

Potong tumpeng dalam rangkaian Hari Ulang Tahun (HUT) Bawaslu Kabupaten/Kota ke-8, Selasa (18/08/2026).

Purwodadi — Delapan tahun perjalanan Bawaslu Kabupaten/Kota menjadi momentum untuk melihat kembali langkah yang telah dilalui sekaligus meneguhkan arah perjalanan ke depan. Semangat tersebut mengemuka dalam tasyakuran Hari Ulang Tahun (HUT) Bawaslu Kabupaten/Kota ke-8 yang digelar Bawaslu Kabupaten Grobogan di aula kantor setempat, bersama jajaran pimpinan dan sekretariat, Selasa (18/08/2026).

Tasyakuran tidak sekadar menjadi seremoni peringatan hari jadi. Momen tersebut dimanfaatkan sebagai ruang refleksi atas perjalanan kelembagaan sekaligus proyeksi untuk memperkuat kinerja pengawasan Pemilu ke depan.

Delapan tahun menjadi penanda kerja-kerja pengawasan tidak pernah berdiri sendiri. Di tengah perkembangan teknologi informasi dan perubahan pola komunikasi publik, Bawaslu dituntut semakin terbuka, adaptif, dan mampu membangun kolaborasi dengan berbagai elemen masyarakat.

Semangat kolaborasi itu turut diwujudkan Bawaslu Kabupaten Grobogan melalui penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) bersama Ikatan Jurnalis Televisi Indonesia (IJTI) Korda Muria Raya. Kolaborasi tersebut diarahkan untuk memperkuat penyebarluasan informasi kepemiluan sekaligus mendorong pengawasan partisipatif di ruang publik dan digital.

Ketua Bawaslu Kabupaten Grobogan, Fitria Nita Witanti, mengatakan kerja sama dengan IJTI Korda Muria Rayamemiliki posisi strategis, khususnya dalam membangun ekosistem informasi kepemiluan yang valid dan akurat.

“MoU ini terkait bagaimana Bawaslu dapat memberikan informasi, baik secara umum maupun secara khusus, sehingga kita bisa bermitra dan bersama-sama menyampaikan informasi yang valid dan akurat kepada masyarakat,” tutur Fitri.

Menurut Fitri kerja sama tersebut diharapkan tidak berhenti pada penandatanganan dokumen semata. MoU harus diartikan menjadi kegiatan nyata yang memberikan manfaat bagi masyarakat dan mendukung tugas pengawasan Bawaslu.

“Ini cukup strategis. Kami berharap tidak hanya seremonial, tetapi ada imbal balik. Setelah MoU ini, ke depan ada agenda yang bisa kita lakukan bersama. Kemarin sudah ada Bawaslu Goes to School bersama IJTI Korda Muria Raya, mungkin ke depan bisa ada kegiatan-kegiatan lain yang kita lakukan bersama,” katanya.

Fitri menilai kolaborasi dengan media menjadi bagian penting dalam membangun kesadaran masyarakat terhadap pengawasan pemilu. Media memiliki peran strategis sebagai jembatan informasi antara lembaga pengawas pemilu dengan masyarakat.

Sementara itu, perwakilan IJTI Korda Muria Raya, Nur Sholi, menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas undangan Bawaslu Kabupaten Grobogan dalam momentum HUT Bawaslu Kabupaten/Kota ke-8 sekaligus penandatanganan MoU tersebut.

“Terima kasih kepada Bawaslu Kabupaten Grobogan yang telah mengundang kami dalam acara ini. Tentu ini bukan kali pertama, karena selama ini Bawaslu juga sudah bersinergi dengan media,” ujar Nur Sholi.

Ia berharap sinergitas antara Bawaslu dan IJTI Korda Muria Raya dapat semakin diperkuat melalui berbagai kegiatan kolaboratif.

Penulis: Alif Lathifah

Editor: Humas Bawaslu Grobogan