Demi Berita Makin Kualitas, Bawaslu Grobogan Berguru ke Produser Kompas TV
|
Purwodadi - Bawaslu Republik Indonesia terus mendorong peningkatan kapasitas pengelola pemberitaan di jajaran Bawaslu se-Indonesia. Upaya tersebut dilakukan melalui kegiatan Upgrading Penulisan Berita Efektif, Series #1 yang diikuti sekitar 700 staf pengelola pemberitaan Bawaslu dari seluruh Indonesia secara daring melalui Zoom, Senin (14/9/2026).
Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya Bawaslu meningkatkan kualitas komunikasi publik, khususnya dalam menyampaikan kerja-kerja kelembagaan pada masa non tahapan Pemilu dan Pemilihan. Publikasi tidak semata-mata diarahkan untuk membangun citra lembaga, tetapi menjadi sarana untuk memastikan masyarakat mengetahui apa yang dikerjakan Bawaslu serta bagaimana lembaga pengawas Pemilu merespons kebutuhan dan persoalan masyarakat.
Publikasi Bukan Sekadar Citra Lembaga
Tenaga Ahli Bawaslu RI, Apriyanti Marwah, saat membuka kegiatan menyampaikan bahwa publikasi pemberitaan Bawaslu perlu terus dievaluasi agar semakin mampu menjawab kebutuhan publik.
Ia mengatakan, kegiatan tersebut merupakan tindak lanjut dari rangkaian kegiatan yang sebelumnya dilaksanakan di Surabaya. Menurutnya, jajaran Bawaslu perlu kembali melihat berbagai aturan teknis yang telah tersedia sebagai pedoman dalam pelaksanaan kehumasan dan publikasi.
“Izinkan saya untuk mengingatkan apa saja yang sudah tersedia dari seluruh aturan teknis yang dimiliki, termasuk Perbawaslu tentang kehumasan.” ujar Apriyanti.
Ia juga mengingatkan pentingnya publikasi kerja-kerja Bawaslu pada masa non tahapan. Hal tersebut sejalan dengan Surat Edaran Bawaslu Nomor 3 Tahun 2025 yang menekankan pentingnya publikasi pada masa non tahapan sekaligus mendorong pengawasan partisipatif.
Publikasi pada masa non tahapan dinilai menjadi bagian penting dalam menjaga hubungan kelembagaan dengan masyarakat. Kerja Bawaslu tetap berjalan meskipun tidak sedang berada dalam tahapan Pemilu maupun Pemilihan.
Publikasi yang konsisten juga menjadi salah satu cara Bawaslu merespons berbagai isu yang berkembang. Informasi yang disampaikan secara faktual dan berimbang diharapkan dapat memberikan perspektif yang utuh kepada masyarakat sehingga ruang informasi tidak hanya diisi oleh isu maupun narasi negatif mengenai lembaga.
Mengubah Kerja Pengawasan Menjadi Berita yang Menarik
Materi upgrading disampaikan oleh Staf Kehumasan Bawaslu RI, Renovand Regi, dan Produser Kompas TV, Vidi Vici Batlolone.
Regi menyampaikan materi mengenai aturan dan ketentuan pemberitaan di lingkungan Bawaslu. Pemahaman terhadap aturan tersebut menjadi dasar agar setiap publikasi tetap sesuai dengan koridor kelembagaan sekaligus memiliki nilai informasi bagi masyarakat.
Sementara itu, Vidi Vici Batlolone memberikan perspektif jurnalistik mengenai bagaimana membuat berita Bawaslu menjadi lebih menarik dan memiliki daya baca.
Menurutnya, banyak hal yang dapat dikembangkan dari aktivitas Bawaslu untuk menghasilkan pemberitaan yang lebih menarik. Kuncinya adalah kemampuan pengelola pemberitaan dalam menemukan sudut pandang atau angle yang tepat dari setiap kegiatan.
Sumber informasi pemberitaan Bawaslu, kata dia, pada dasarnya sangat luas. Di antaranya berasal dari hasil kerja Bawaslu, kegiatan pengawasan, penindakan, maupun kajian yang dilakukan oleh jajaran pengawas Pemilu.
Karena itu, kerja-kerja kelembagaan tersebut perlu diolah menjadi informasi yang memiliki nilai bagi masyarakat.
Berita Harus Memiliki Pernyataan dan Respons
Dalam penyusunan berita, Vidi juga menekankan pentingnya menghadirkan statemen langsung dari pihak yang memiliki kewenangan terhadap isu atau kegiatan yang diberitakan.
Pernyataan langsung memberikan kekuatan pada berita sekaligus membantu pembaca memperoleh informasi dari sumber yang kredibel.
Merespons hal tersebut, Kordiv Pencegahan, Partisipasi Masyarakat dan Humas Bawaslu Kabupaten Grobogan, Amal Nur Ngazis, mengatakan bahwa masa non tahapan bukan berarti kerja Bawaslu berhenti. Justru, pada fase tersebut, publikasi menjadi ruang untuk menjelaskan kepada masyarakat mengenai kerja-kerja pengawasan yang terus dilakukan.
“Di Masa non tahapan penting saya rasa ada upgrading seperti ini. Sehingga publikasi pemberitaan di Bawaslu semakin berwarna. Kerja kerja pengawasan juga terpublikasikan dengan baik di website Bawaslu Kabupaten Grobogan,” jelas Amal.
Melalui peningkatan keterampilan pengelola pemberitaan, Bawaslu diharapkan semakin mampu menghadirkan informasi yang faktual, menarik, relevan, dan berorientasi pada kepentingan publik.
Penulis: Alif Lathifah
Editor: Humas Bawaslu Grobogan